Yo ayo… Ayo.. SBY ku… Ku ingin… SBY ku menang…
Yo ayo…
Ayo.. SBY ku…
Ku ingin…
SBY ku menang…
Untaian syair lagu di atas menggema di Gelanggang Olah Raga Bulungan saat berlangsung kampanye tertutup pasangan SBY-Boediono Kota administratif Jakarta Selatan, (22/6).
Lebih dari 2000 pendukung pasangan nomor dua ini menyanyikannya dengan penuh semangat diiringi tabuhan drum, tak terkecuali sang Komandan Kampanye Daerah (Kamda) DKI Jakarta Adang Daradjatun
Syair lagu ini tidaklah asing di telinga kader dan simpatisan PKS, karena lagu ini menjadi sarana untuk membangkitkan semangat kader guna pemenangan calon yang diusung PKS untuk menjadi kepala daerah maupun presiden. Tinggal mengganti salah satu kata dalam lagu tersebut dengan nama calon yang akan diusung.
Lagu ini sendiri mulai diperdengarkan saat Adang di daulat PKS untuk maju pada pertarungan merebutkan kursi Gubernur DKI Jakarta, bersama dengan Dani Anwar yang kini melaju ke Senayan melalui jalur Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
Syair lagu untuk memenangkan Adang-Dani pada saat itu adalah,
Yo ayo…
Ayo.. Adang-Dani…
Ku ingin…
Adang-Dani ku menang…
Syair lagu tersebut lantas berganti manakala gendang pertarungan memperebutkan kursi legislatif dimulai. Kata-kata Adang-Dani dirubah menjadi PKS, maka syairnya pun menjadi,
Yo ayo…
Ayo.. PKS ku…
Ku ingin…
PKS ku menang…
Syair yang pendek dengan pemilihan kata-kata yang sangat simple ini, membuatnya mudah dihafal. Maka tak heran para simpatisan SBY-Boediono yang bukan kader dan simpatisan PKS pun langsung hafal dan bersemangat menyanyikan lagu tersebut.
Yo ayo…
Ayo.. SBY ku…
Ku ingin…
SBY ku menang… (adine/foto: fadhil)
www.pk-sejahtera.org
Tidak ada komentar:
Posting Komentar